Cara Membaca Kode Plat Pada Alat Berat

Cara Membaca Kode Plat Pada Alat Berat

Dengan mengetahui kode plat alat berat setidaknya kita bisa mengetahui darimana dan kapan di produksi, kemudian kita juga mengetahui berat kendaraan tersebut, sebgai contoh:

Sebagai Contoh Serial Kode Plat Komatsu gambar diatas:
  • Model               : PC 200-8
  • Serial NO          : C63894
  • Manufact. Year : 2010
  • MASS               : 20580
  • Engine Power    : 110
Untuk membaca atau mengetahui kode diatas adalah sebegai berikut :

Model : PC 200-8 :

  • PC = Power Crawler
  • 200 = Berat Unit sekitar 20 Ton (seandainya tertera 400 berarti berat unit sekitar 40 Ton)
  • -8 = Generasi ke 8, setiap ada perubahan pada unit maka angka diujungnyapun juga akan berubah/bertambah.

Serial No : C63894 :

  • C = Perakitan Unit Tersebut dilakukan di Thailand (Kode “J” untuk Jakarta, dan Kode “3” berarti perakitan dilakukan di jepang)
  • 63894 = kode produksi

Manufact. Year : 2010 = tahun pembuatan
MASS : 20580 = berat unit yaitu 20580 kg atau 20,58 ton
Engine Power : 110 = Kekuatan mesin/Torque Engine/Engine Power/Horse Power adalah 110 kW

Perawatan Singkat Excavator Komatsu

Perawatan Singkat Excavator Komatsu

Perawatan Rutin Excavator Komatsu

Untuk menjaga agar kondisi alat berat selalu berada pada kondisi prima, terdapat beberapa aspek yang harus diperhatikan oleh operator sebagai penggunanya. Salah satunya adalah melakukan perawatan rutin. Seperti halnya mobil, kendaraan bermotor ini digunakan rata-rata 5,5 jam/hari oleh orang Indonesia terutama yang tinggal di kota besar dengan mobilitas tinggi. Masa pakai yang tinggi membuat pengguna mobil melakukan perawatan agar mengurangi resiko kerusakan dengan cara memperhatikan penggantian oli, air radiator, dan pemakaian transmisi.

Perawatan Rutin Excavator

Alat berat yang memiliki waktu pengoperasian jauh lebih tinggi dari mobil yaitu sekitar 10 jam/hari, harus melakukan pencegahan agar memperpanjang life time. Guna mencegah terjadinya kerusakan seperti performa turun, pemborosan bahan bakar, serta mesin menjadi cepat panas yang berujung pada kerusakan mesin, kali ini akan mengulas tips and trick perawatan rutin pada produk excavator.

  • Perhatikan kebersihan oli
    Kebersihan oli merupakan hal utama yang harus di perhatikan karena oli kotor akan mempengaruhi beberapa bagian penting seperti filter, mesin, dan juga performa excavator. Selain itu, oli kotor juga dapat berdampak filter menjadi cepat habis, mesin cepat panas serta menyebabkan performa excavator menurun. Untuk menghindari hal tersebut sebaiknya melakukan penggantian oli secara rutin.
  • Perhatikan level oli
    Untuk merawat level oli hydraulic ataupun oli engine perhatikanlah letak level oli. Jangan biarkan level oli dibawah standard, karena dapat menyebabkan oli menjadi tersendat-sendat (tidak lancar) sehingga membuat excavator tidak berfungsi dengan baik.
  • Mengganti saringan air cleaner ( saringan udara )
    Mengganti saringan air cleaner penting dilakukan agar udara yang masuk selalu bersih agar tidak bercampur dengan debu. Apabila air cleaner kotor maka akan menyebabkan kerusakan pada komponen dan membuat pemborosan solar karena pembakaran yang tidak sempurna.
  • Pastikan fuel filter tertutup dengan kencang ( saringan bahan bakar )
    Apabila fuel filter tidak tertutup dengan rapat dan kencang, dapat mengakibatkan kerusakan pada mesin. Oleh karena itu sangatlah penting di perhatikan agar fuel filter dalam keadaan tertutup dengan rapat dan kencang. Tidak hanya itu, pastikan juga agar selalu membuang air kotor yang dihasilkan dari endapan solar agar filter tersebut tidak penuh.

Informasi perihal beberapa aspek pemeliharaan excavator perlu diperhatikan dan sebaiknya dilakukan oleh operator demi kelangsungan produktivitas alatnya. Selain bagian dari perihal perawatan excavator diatas, terdapat beberapa bagian hal lain yang perlu di rawat secara rutin. Nantikan ulasan Tips and Trick perawatan rutin excavator lainya pada artikel selanjutnya.

Tips Mengganti Filter Alat Berat Komatsu

Tips Mengganti Filter Alat Berat Komatsu

Cara Mengganti Filter Alat Berat Komatsu

Kemampuan kerja filter mempunyai batas.  Saat melakukan penggantian filter, harus memperhatikan kebersihannya.  Sedikit saja kotoran yang tidak mampu disaring, dapat mengakibatkan kerusakan komponen yang fatal.

Ada tiga hal yang harus diperhatikan dalam perawatan pada sistem pelumasan.
1.  Gantilah pelumas secara periodik, bila lingkungan kerja berdebu lakukan lebih sering. ( Untuk Air Filter, penunjuk kebuntuan dengan melihat dust indicator).
2.  Gunakan pelumas sesuai anjuran pabrik pembuat mesin.
3.  Ganti sebelum Oil FIlter Buntu (atau penggantian disesuaikan dengan periodical service)

Main Fuel Filter
Ketika mengganti Main Fuel Filter, JANGAN mengisi filter baru dengan bahan bakar.  Setelah menyelesaikan penggantian filter, buang udara.

Pre Fuel Filter
Ketika mengganti Pre Fuel Filter, Isilah filter baru dengan bahan bakar.  Setelah selesai penggantian filter, buang udara.
Prosedur:
1.  JANGAN melepas tutup berwarna merah
2.  Tambahkan bahan bakar dari lubang kecil
3.  Setelah menambahkan bahan bakar, lepas tutup berwarna merah dan pasang filter
4.  Setelah memasang filter, buang udara

Fuel Tank
1.  Untuk mencegah uap lembab dari kondensasi dan pembentukan air di dalam tangki, biasakan mengisi bahan bakar setelah waktu bekerja
2.  Pada saat pengisian bahan bakar, berhati-hatilah supaya penyaring tidak rusak dan hilang
3.  Kencangkan tutup pengisi bahan bakar dengan baik (aman).  Sebelum menghidupkan mesin, atau 10 menit setelah mengisi bahan bakar, keringkan endapan dan air dari tangki bahan bakar.

Drain Fuel
1.  Sebelum menyalakan mesin, putar katup ke posisi terbuka dan buang semua endapan serta air yang ada didasar secara bersamaan dengan bahan bakar.
2.  Sebelum menyalakan mesin, pastikan tidak ada endapan dalam Water Separator.  Jika terdapat endapan, buka katup dan buang semua endapan terlebih dahulu.

Engine Oil Filter
Bersihkan tempat filter, isi filter baru dengan oli bersih, lapisi permukaan ulir dan seal filter yang baru dengan oli bersih (Lapiskan secara tipis dengan grease), kemudian pasang.

Air Element
Ketika membersihkan Outer Element, jangan meletakkan filter pada tanah.
Ketika membersihkan Outer Element, Jangan melepas Inner Element.

sebagai bahan referensi: www.jimco-bekasi.com